Jumat, 01 Oktober 2021

Cerita Kuliah Online dan harapan kedepannya

 


Nama : Hafizin Alzam

NIM : 11901351

Dosen Pembimbing Akademik : Farninda Aditya, M.Pd.

2019 merupakan tahun pertama saya melanjutkan studi saya dari Madrasah Aliyah Insan Cendekia (MAN IC) Sambas ke Salah satu perguruan tinggi negri di Pontianak yaitu Insitut Agama Islam Negri (IAIN) Pontianak. Di IAIN Pontianak saya mengambil prodia Pendidikan Agama Islam.

Pada bulan pertama Setelah saya memasuki kampus IAIN Pontianak, saya banyak di hidangkan berbagai macam organisasi baik itu Internal maupun Eksternal kampus. Setelah menyelesaikan perundingan dengan diri saya, saya pun memilih HmI sebagai organisasi eksternal kampus dan KSR sebagai organisasi eksternal kampus.

HmI merupan organisasi di luar kampus yang saya pilih, tentu saja karena organisasi tersebut adalah organisasi Islam dan juga banyak menyajikan Ilmu untuk mengupgrade diri ke tahap yang lebih baik, seperti saya sering di ikut sertakan menjadi panitia dan menjabat sebagai anggota maupun bidang PDD yang merupakan salah satu bidang tentang fotografer, editing, dekor. Kemudian dengan hal itulah saya kerap di ikut sertakan dan juga di amanahkan untuk membuat pamflet dan hal-hal sebagainya sehingga dengan terus ikut serta dalam acara-acara. Saya yang dulunya sama sekali tidak mengenal dan bahkan tidak tahu membuat hal semacam itu dan sekarang sesikit demj sedikit saya tau, saya juga bersyukur kadang kala tugas yang diberikan sangatlah berat sehingga saya berfikir bahwa hal itu tidak dapat saya selesaikan tapi saya yakin bahwa allah tidak akan memberatkan hambanya dan allah tidak akan memberikan ujian kecuali hambanya itu mampu melaksankannya. Kemudian melaui hal itulah tugas tugas saya di bidang PDD dapat terselesaikan dan alhamdulillah menjadikan saya menjadi sedikit mahir melakukannya karena sudah biasa mengerjakannya dan rutin melaksanakannya. Melalui bidang tersebut juga saya dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif agar karya yang di hasilkan menjadi lebih menarik dan sedao dipandang mata. Hal tersebut lah yang menjadikan fikiran dan otak saya menjadi sedikit lebih bekerja.

kemudian organisasi internal kampus yang saga pilih yaitu UKK KSR PMI Unit IAIN Pontianak. Mengapa saya pilih organisasi KSR PMI ? karena pada saat menmpuh pendidikan di tingkat SMA yaitu MAN Insan Cendekia Sambas disitu saya mengikuti ekskul PMR (Palam Merah Remaja). Di PMR tersebutlah saya sudah sangat menikmati proses dan juga kegiatan kegiatan ala ala medis tersebut agar bisa membantu orang orang yang memutuhkan ketika terjadi bencana, kecelakan, musibah yang dialami orang tersebut terutama orang yang paling dekat dengan kita, orang yang paling kita sayangi. Kemudian hal itulah yang menjadikan motivasi saya untuk tumbuh berkembang untuk membantu sesama mahluk hidup allah. UKK KSR merupakan organisasi eksternal kampus yang saya pilih. Pada saat 2019 yaitu awal saya memasuki dunia perkuliahan saya sudah menetapka untuk masuk dan berkecimpung dalam organisasi tersebut namun allah berkehendak lain. Pada saat itu diklat di KSR dan LK-1 di HmI sangaf bertempuran tapi cuman sekali pertemun saya absen di diklat yang diadakan KSR Unit IAIN Pontianak adakan , kemudian hal itu yang menjadikan sedikit kurang semangaf untuk melanjutkan minat saya. Namun pada tahun 2020 KSR mengadakan atau merekrut anggota baru lagi dan pada tahun itulah saya masuk dan mulai melalui tahap demi tahap yang KSR PMI Unit IAIN Pontianak adakan, pada saat itu covid-19 sudah ada jadi biasanya saya ikut diksar online kadang juga offline, saya kepontianak hanya karena ingin ikut serta dan belajar dalam diklat yang ksr pmi unit IAIN Pontianak adakaen dan alhamdulillah tahap tersebut dapat saya selesaikan dengan sangat menguras tenaga dan energi saya. Kemudian setelah diklat ada yang namanya pra diksar dan diksar. Di Pra diksar disitu saya dilihatkan bagaimana tantangan dan tahap untuk mengikuti diksar. Saya banyak sekali belajar bahwa yang pertama kita harus lebih teliti dan hati-hati dalam menangani korban, dan juga harus cerdas karena apa ? karena pada saat itu korban yang hanga patah tangan kami bawa ketandu dan hal itulah menjadikan kami kewalahan dan menguras tenaga. Sehingga tenaga kami habis karena tidak berfikir sebelum bertindak. Dan alhamdulillah itu merupakan pelajara yang sangat saya rasakan dan penting bagi diri saya. 

Alhmdulillah di organisasi baik itu internal maupun eksrernal kampus menjadikan diri saya lebih terupgrade. Dan ada satu hal yang sangat penting bagi saya yaitu kerja sama merupakan elemen penting dalam hidup kita, karena manusia pasti akan membutuhkan bantuan manusia lain untuk melengkapi kekurangan ataupun membatu dirinya dan dalam organisaisi terebut banyak saya dapatkan.

2019 kemaren saya berada dibangku kelas G untuk semester pertama dan untuk semester ketiga nya saya juga memilih kelas G. Pada saat itu pandemi masuh covid – 19 belum ada dan hal itu membuat perkuliahan kami terasa benar benar kuliah, karena apa ? karena kami pergi ke kampus memakai bajh rapi, mandi, begegas ke kampus...namun hal itu nerbeda setelah datangnta covid – 19 saya kyliah bisasanya tidak mandi, tidak datang ke kamous hanga duduk dirumah...minggu pertama saya lewati dengan sangat gembira karena kita hanya kuliah di depan komputer atau laptop sambil rebahan, buat kapi sambil ngemil kadang juga ketiduran sampai jam akhir. Namun hal itu sangat sangat membosankan bagi saya karena hal tersebut terus berulang setiap hari seperti tidaj ada rasanya bumbu bumbu perkuliahan namun UKT terus dibayar secara normal dengan tidak adanya dispensasi karena covid – 19. Namun ada segi positif dan negatifnya nelalui perkuliahan onlie ini yang pertama uang keseharian kita untuk menjalani hidup di pontianak sedikit berkurang hal tersebut dapat menjadikan saya terus menabung dan berinvestasi untuk masa depan tau jangka panjang, menengah maupun singkat. 

Oh iya ges ketika atau saat kami memulai perkulihan di semester 3 saya mengambil salah satu makul di kelas lain, hal tersebut say sengaja karena untuk mendapatkan teman di kelas lain, agar teman teman saya menjadi banyak dan juga untuk mencari jaringan agar nanti dimada depan teman teman itulah yang dapat saya andlkan ketika di butuhkan baik itu saat suasana hatu kita tidak sedang baik baik saja maupun hidup kita tidak sedang tidak baik baiak saja dan ada juga teman yg biasanya kita butuhkan namun ketika dunia menbutuhkannya dia mengjilang seperti gafatar ya ges, rh maksud saya avatar...ketika saat dunia perkuliahan membutukannya teman juga bisa di andalakan , namun pada saat itu ketika salah satu makul saya berada di kelas lain selain kelas G, saat itu ketika pertemuan pertama dunia sedang baik baik saja dan barulah setelah pertemuan kedua atau ketiga dunai sedang tidak baik baik saja yaitu adanya bencana covid – 19 . kemudian hal tersebutlah yang menjadiakan peruliahan kamu di liburkan, namun libur bukan untuk libur selamanya hanya 2 minggu setelah itu masuk seperti biasa kembali, kemudian setelah berjalan dan selesainya 2 mnggu kami tetap menjalankan libur kuliah namun bukan untuk libur mata kuliahnya tetapi libur untuk datang kekampus yang menjadikan perkuliahan kamu yang awal nya tatap muka menjadi tatap didurmah atau online dalam bahasa sambas nya.dan saya ingat sekali tentang libur 2 minggu tersebut yang sekarang telah menjadi 2 tahun ges, sangat bentar sekali...terimakasi covid yang telah menjadikan kami balajar online namun tetap rabahan tanpa mandi tanpa cuci muka, tanpa sikat gigi, anpa bangkit dari rebahab kami...hal tersebut menjadikan kami terbiasa dan menikmati prosesnye insyaalla sampai wisuda. Seperti kata peoatah sesambas bilang sekali majam langsong lakak, maksudnya apabila di artikan atau di buat pada maasa perkuliahan yang kami rasakan seperi...baru masuk hari ini malamnya tidur dan besok sudah wisuda ketika membuka mata. Nah pada  saat saya memasuku kelas selain kelas G ternyata ekspektasi saya tidak sesuai realita kawan kawan baru di kalas lain dan pada saat itu online alhasil saya merasa canggung untuk berkenalan apalagi sampaj mananyakan materi hal itu lah yang menbuaf nilai saya jeles dan saya harus mengulang di semester ganjil selanjutnya...disini saya belajar nahwa kawan meerupakan sesuatu yang penting dan disini saya tahu bahwa kawan lama yang telah kita kenal baik akan sangat berarti bagi hidup kita, karena kita dengan mudah dan tanpa canggung meminta tugas atau sharing ilmu yang telah di pelajari...

Dalam berorganisasi dan kelas banyak sekali pelqjaran penting bagi hidup saya yaitu tentang pertemanan, berteman lah seperti saudara agar kita saling atau bisa saling sayang menyayangi dan saling mengasih mengasihi kunci jawaban wkwkwk... “Awalnya memang kesusahan sampai akhirnya bisa berjalan lancar dan lama-lama terbiasa tetapi dirasa kurang efektif karena tidak ada interaksi yang muncul secara intens. Sisanya banyak hal positif yang bisa diambil dari kuliah online, kelebihan dari kuliah online adalah waktu yang lebih fleksibel sehingga tidak ada alasan bagi mahasiswa untuk telat. Belajar pun jadi semakin mudah karena bisa di mana saja.

“Tugas yang dikasih juga lebih bervariasi mulai dari bikin paper, sampai ke video kreatif, jadi melatih kreativitas mahasiswa sesuai mata kuliah. kendala jaringan internet adalah kekurangan utama dari kuliah online ini, pasalnya tidak semua dosen dan mahasiswa memiliki jaringan internet yang stabil dan itu dapat mengganggu kegiatan belajar mengajar khususnya saya yang orang asli sambas tepatnya di daerah piantus dusun kenanai kecamatan sejangkung, di daerah saya sangat kekurangan sinyal biasanga dosen mengadakan rapat atau pertmuan melalui zoom, google meet dan hal itu membuat wajah kawan kawan saya jadi jeles (jelek dan tidak jelas) tapi tidak dengan saya, ya memang karena saya tamvan dan pemberani. Biasnya dosen menyampaikan menjadi hiburan tersendiri bagi saya karena saya suka sekali dengan musik ref, ya memang kuliah online begitu siapa saja yang mengomong atau berbicara di layar ponesel saya yang tadi nadanya biasa saja menjadi lantunan reff ala ala karena kadang bunyi remix yang nyangkut nyangkut bangkan putus putus seperti dag dig dug... eeeh bukan dag dig dug gea, jedag jeduug. Ya seperti itulah keseruan kuliah online yang saya rasakan.


Kuliah online jugaa memungkinkan ada mahasiswa yang tidak sepenuhnya menghadiri kelas. Yaaa banyaj darj teman teman saya karena merasa kuliah online tinggal buka zoom lalu lanjut tidur dan bhakan ada yang ke bablasan tidurnya karena dia kuliah di dalam dunja khayal yaitu di alam bawah sadar, dunia mimpi. Tapi  beuntung bagi saya pada saat semester 4 saya pindah kelas yang lain lagi namun bedanya saya pindah tidak setangah setangah, yaa saya full masuk kelas tersebut, full maksudnya gimana ? ya saya mengambil 24 sks di kelas tersebut dan merupakan mencakup seluruh makul atau mata kuliah pada semester tersebut....t ujuan saya pindah masih untuk mencari relasi atau jaringan agar teman teman saya semakin bertambah... namun di kelaa yang saya pindahi ini atau baru saya tempati disana saya mendapatkan teman yang sangat perhatian yang rela memberi tahu tugas apa untuk besok, dia sudah memberi tahu sebelum tugas itu jatuh tempo di hari H.dia memberi tahu tanpa paksaan itulah yang membut saya betah untuk menetap di kelaa terseebut yang saya tempati  mereka juga sering mengingatkan tentang perkuliahan di mulai, ketia saya sedang ketiduran mereka tanpa disuruh dan dengan iklas menelepon untuk memberitahu bahawa di detik tersebut ada mata kuliah yang sedang berlangsung. Disinilah tujuan saya tercapai dan bahkan mendapatkan plus tambahan kawan yang berkualitas untuk maju kedepan....tetapi ada satu teman saya yang sata rasa menjdi benalu dia memknta tugas dengan saga terua menerus, langsung di copas atau jiplak tanpa di esit dengan langaung dikirim langsung ke dosen, hal teraebut membuat saya khawatir nantinya dosen mengetahui bahwa kawan saya menjiblak atau yang lebih parah saya di tuduh menjiplak drngan tugas saya yang saya kerjkan sensdiri dengan penuh rasa tanggung jawab, takut, gelisah semangat, air mata dan juga air kelapa yang saya habis kan untuk mengiai atau mengerkakan tugas dari dosen sesuai mata kuliah yang di laksanakan.....saya khawarir juga mengenai kawan sata inj, dia hanya sekedar absen tidak belajar dengan sepenug hati atua bahkan tidak belajar, bagaimna mau sepenug hati kalau kuliah hanya setenga hatu atau bahkan tidak pakai hati dan ini pantas mendapatkan nilai yang menyayat hati. Oh iya ges ketika atau saat kami memulai perkulihan di semester 3 saya mengambil salah satu makul di kelas lain, hal tersebut say sengaja karena untuk mendapatkan teman di kelas lain, agar teman teman saya menjadi banyak dan juga untuk mencari jaringan agar nanti dimada depan teman teman itulah yang dapat saya andlkan ketika di butuhkan baik itu saat suasana hatu kita tidak sedang baik baik saja maupun hidup kita tidak sedang tidak baik baiak saja dan ada juga teman yg biasanya kita butuhkan namun ketika dunia menbutuhkannya dia mengjilang seperti gafatar ya ges, rh maksud saya avatar...ketika saat dunia perkuliahan membutukannya teman juga bisa di andalakan , namun pada saat itu ketika salah satu makul saya berada di kelas lain selain kelas G, saat itu ketika pertemuan pertama dunia sedang baik baik saja dan barulah setelah pertemuan kedua atau ketiga dunai sedang tidak baik baik saja yaitu adanya bencana covid – 19 . kemudian hal tersebutlah yang menjadiakan peruliahan kamu di liburkan, namun libur bukan untuk libur selamanya hanya 2 minggu setelah itu masuk seperti biasa kembali, kemudian setelah berjalan dan selesainya 2 mnggu kami tetap menjalankan libur kuliah namun bukan untuk libur mata kuliahnya tetapi libur untuk datang kekampus yang menjadikan perkuliahan kamu yang awal nya tatap muka menjadi tatap didurmah atau online dalam bahasa sambas nya.dan saya ingat sekali tentang libur 2 minggu tersebut yang sekarang telah menjadi 2 tahun ges, sangat bentar sekali...terimakasi covid yang telah menjadikan kami balajar online namun tetap rabahan tanpa mandi tanpa cuci muka, tanpa sikat gigi, anpa bangkit dari rebahab kami...hal tersebut menjadikan kami terbiasa dan menikmati prosesnye insyaalla sampai wisuda. Seperti kata peoatah sesambas bilang sekali majam langsong lakak, maksudnya apabila di artikan atau di buat pada maasa perkuliahan yang kami rasakan seperi...baru masuk hari ini malamnya tidur dan besok sudah wisuda ketika membuka mata. Nah pada  saat saya memasuku kelas selain kelas G ternyata ekspektasi saya tidak sesuai realita kawan kawan baru di kalas lain dan pada saat itu online alhasil saya merasa canggung untuk berkenalan apalagi sampaj mananyakan materi hal itu lah yang menbuaf nilai saya jeles dan saya harus mengulang di semester ganjil selanjutnya...disini saya belajar nahwa kawan meerupakan sesuatu yang penting dan disini saya tahu bahwa kawan lama yang telah kita kenal baik akan sangat berarti bagi hidup kita, karena kita dengan mudah dan tanpa canggung meminta tugas atau sharing ilmu yang telah di pelajari...

Dalam berorganisasi dan kelas banyak sekali pelqjaran penting bagi hidup saya yaitu tentang pertemanan, berteman lah seperti saudara agar kita saling atau bisa saling sayang menyayangi dan saling mengasih mengasihi kunci jawaban wkwkwk... “Awalnya memang kesusahan sampai akhirnya bisa berjalan lancar dan lama-lama terbiasa tetapi dirasa kurang efektif karena tidak ada interaksi yang muncul secara intens. Sisanya banyak hal positif yang bisa diambil dari kuliah online, kelebihan dari kuliah online adalah waktu yang lebih fleksibel sehingga tidak ada alasan bagi mahasiswa untuk telat. Belajar pun jadi semakin mudah karena bisa di mana saja.

Untuk mengatasi berbagai hambatan yang dirasakan saya sering keluar untuk mengerjakan tugas biasanya di rumah kawan kawan dan juga di cafe terjauh darj saya dan terdekat untuk kawan saya.biasanya kami sharing aharing dan juga sering sering mengerjakan tugas. Bersama sama. Kamj juga sering mengadakan meet up bahkan pergi liburan bersama sama untuk menambah atau mempererat tali tambang, eeh tali silaturahmi maksud saya... 

Harapan saya kedepanya perkuliahan dimulai lagi secara tatap muka sehingga komunikasi antar mahasiswa dan dosen terjalin dengan baik sehingga dampak buruk berupa miss komunikasi tidak terjadi, dan juga kalau kuliah online masih berjalan sampai nanti bila waktunya telah selesai. Tidak  tahu kapan itu kapan pandemi berakhir...saya berharap dosen tidak terlalu membebani mahasiswanya dengan tugas tugas yang sangaaaaaaaaaaat luar biasa banyaknya. Bayangkan saja satu makul dosen memberikan tugas di tiap akhir mata kuliahnya...dan bayangkan bagaimana dan kapan tugas itu di laksanakan atau di kerjakan selain setelah waktu matakuliah berakhir...waduuh capeknya ya ges, dan itu lah yang terjadi lada awal pandemi kemaren. Dosen seman mena memberikan tugas tanpa memikirkn nasib mahasiswanya, cukup mahasiswinya saja. yang kesusahan sinyal di kampung, yang harus mendaki gunung melewati lembah dan itu mereka lakukan demi tugas yang tidak terlalu dikoreksi oleh dosennya...sampai ada mahaswanya meniggal demi mengerjakan tugas dosen yang harus tepat waktu, harus good seperti dewa... Harapannya sih dosen dan tenaga akademik harus di-briefing lebih lanjut mengenai perkuliahan online agar perkuliahan online tidak amburadul seperti sekarang ini, universitas lain sudah ujian tengah semester namun di IAIN masih libur, harapan saya ya begitulah agar masuk maupun liburnya di samakan agaar nantinya waktu liburan atau refresing kami bisa bersama sama dengan mahasiswa lain di luar lingkungan Insitut Agama Islam Negeri Pontianak. Lebih bagus lagi kalau kita buru-buru offline atau tatap muka supaya semua kegiatan makin efektif khususnya kegiata kegiatan yang menjadi dukungan atau penyokong minat mahasiswa tak lupa mahasiswi juga. Saya rasa sih biasa saja menabggapi persoalan covid-19 ini, cera tersebut merupakan cara yang nerupakan cara yang efektif untuk mencegah agar pandemi covid-19 tidak menyebar luas, itu karena jika kita panis maka imun dalam tubug kita juga akan melemah dan hal itulah yang menyebabkab kekebal tubuah kita tertembus oleh covid-19. Semoga kita bisa melanjutkan perkuliahan melalui tatap muka seperti kuliah pada umumnya di dalam ruang kelas yang relll benar benar kelas tanpa adanya perantara zoom, google meet maupun wa grup. Tapi kalau kampus tetap mengadakan perkulian secara onlien, semoga saja kampus bisa menjediakan atau memfasilitasi sistem perkuliahan yang lebih efektif dan efesian dalam pembelajaran khususnya perkuliahab obline yang di rasakan pada saat ini. Hal itu agar mahasiswa dan tentunya dosen lebih merasa nyaman saat belajar atau mengajar dalam proses belajar mengajar khususnya online yang di radakan srkarang ini, dan semoga kita. Semua sehat selalu dan tidak ada lagi avatar ( saat di butuh eeeh malah menghilang. Terimasih ges telah membuka cerita saya ini tentang perkuliahan online semoga .....(isi ya ges titik titik nya). Aamiin. Semoga dunia membaik, aamiin.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cerita Kuliah Online dan harapan kedepannya

  Nama : Hafizin Alzam NIM : 11901351 Dosen Pembimbing Akademik : Farninda Aditya, M.Pd. 2019 merupakan tahun pertama saya melanjutkan studi...